Penghargaan (Reward) dan Hukuman(Punishment) dalam Organisasi Perusahaan
1. PENDAHULUAN
Pada suatu organisasi
sangat diperlukan aturan dan hukuman serta penghargaan(imbalan) dimana penghargaan
dalam suatu organisasi itu penting karena kita memang menghargai mereka yang
sudah berupaya mengubah cara kerja mereka. Penghargaan juga akan memicu
orang-orang untuk melakukan yang terbaik. Sebaiknya Penghargaan bukan untuk
mereka yang paling di dalam bidangnya melainkan berikan target dan berikan
Penghargaan buat mereka yang melampui target yang ada. Penghargaan juga
berfungsi untuk memperlihatkan bahwa kita sebagai atasan menghargai kinerja
mereka yang sesuai dengan aturan yang berlaku.
Sedangkan aturan dan
hukuman berfungsi sebagai suatu alat pengendali agar suatu kinerja dalam suatu
organisasi tersebut dapat berjalan dengan baik. Jika suatu organisasi aturan
dan hukuman tidak diterapkan maka suatu organisasi tersebut tidak akan berjalan
dengan baik dan akan menimbulkan konflik kepentingan baik antar individu
ataupun antar organisasi. Untuk mengefektifkan peraturan tersebut butuh
kesadaran untuk mematuhi peraturan yang sudah diterapkan dalam sebuah
organisasi tersebut, maka dibuatlah hukuman agar kita mematuhi hukuman
tersebut. Hukuman tersebut juga berlaku dalam bersosialisasi contohnya dalam
berorganisasi. Perlunya hukuman dalam organisasi agar pelaku dalam organisasi
tersebut dapat merubah perilaku pegawai, yaitu dengan mempertimbangkan: Waktu,
Intensitas, Jadwal, Klarifikasi, dan Impersonalitas (tidak bersifat pribadi).
2. PEMBAHASAN
2.1 Penghargaan
(Reward)
2.1.1 Pengertian
Penghargaan (Reward)
Penghargaan ialah
sesuatu yang diberikan pada perorangan atau kelompok jika mereka melakukan
suatu keulungan di bidang tertentu. Penghargaan biasanya diberikan dalam bentuk
medali, piala, gelar, sertifikat, plaket atau pita. Suatu penghargaan
kadang-kadang disertai dengan pemberian hadiah berupa uang seperti Hadiah Nobel
untuk kontribusi terhadap masyarakat, dan Hadiah Pulitzer untuk penghargaan
bidang literatur. Penghargaan bisa juga diberikan oleh masyarakat karena
pencapaian seseorang tanpa hadiah apa-apa.
Fungsi Penghargaan
Ada tiga fungsi penting
dari penghargaan yang berperan besar bagi pembentukan tingkah laku yang
diharapkan:
• Memperkuat motivasi
untuk memacu diri agar mencapai prestasi
• Memberikan tanda bagi
seseorang yang memiliki kemampuan lebih
• Bersifat Universal
2.1.2Pentingnya Penghargaan pada Organisasi
Reward adalah ganjaran,
hadiah, penghargaan atau imbalan yang bertujuan agar seseorang menjadi lebih
giat lagi usahanya untuk memperbaiki atau meningkatkan kinerja yang telah
dicapai” (Nugroho, 2006:5). Menurut
Henri Simamora(2004:514) “reward adalah insentif yang mengaitkan bayaran atas
dasar untuk dapat meningkatkan produktivitas para karyawan guna mencapai
keunggulan yang kompetitif”. Dengan adanya pendapat para ahli diatas maka dapat
disimpulkan bahwa pemberian reward dimaksudkan sebagai dorongan agar karyawan
mau bekerja dengan lebih baik sehingga dapat meningkatkan kinerja karyawan.
Menurut Ivancevich,
Konopaske dan Matteson dalam Gania (2006:226) tujuan utama dari program reward
adalah:
a) Menarik orang yang
memiliki kualifikasi untuk bergabung dengan organisasi
b) Mempertahankan
karyawan agar terus datang untuk bekerja
c) Mendorong karyawan
untuk mencapai tingkat kinerja yang tinggi
2.2 Hukuman (Punishment)
2.2.1 Pengertian
Hukuman (Punishment)
Hukuman (punishment)
adalah sebuah cara untuk mengarahkan sebuah tingkah laku agar sesuai dengan
tingkah laku yang berlaku secara umum. Dalam hal ini, hukuman diberikan ketika
sebuah tingkah laku yang tidak diharapkan ditampilkan oleh orang yang
bersangkutan atau orang yang bersangkutan tidak memberikan respon atau tidak
menampilkan sebuah tingkah laku yang diharapkan.
Dalam menjalankan
organisasi diperlukan sebuah aturan dan hukum yang berfungsi sebagai alat
pengendali agar kinerja pada organisasi tersebut dapat berjalan dengan baik.
Jika aturan dan hukum dalam suatu organisasi tidak berjalan baik maka akan
terjadi konflik kepentingan baik antar individu maupun antar organisasi.
Pada beberapa kondisi
tertentu, penggunaan hukuman dapat lebih efektif untuk merubah perilaku
pegawai, yaitu dengan mempertimbangkan: Waktu, Intensitas, Jadwal, Klarifikasi,
dan Impersonalitas (tidak bersifat pribadi).
Untuk mengembangkan
suatu program yang menggunakan hukuman secara efektif.
- Fungsi Hukuman
Ada tiga fungsi penting
dari hukuman yang berperan besar bagi pembentukan tingkah laku yang diharapkan:
• Membatasi perilaku.
Hukuman menghalangi terjadinya pengulangan tingkah laku yang tidak diharapkan.
• Bersifat mendidik.
• Memperkuat motivasi
untuk menghindarkan diri dari tingkah laku yang tidak diharapkan
Sedangkan aturan dan
hukum berfungsi sebagai suatu alat pengendali agar suatu kinerja dalam suatu
organisasi tersebut dapat berjalan dengan baik.
2.2.2 PENTINGNYA
HUKUMAN DALAM ORGANISASI
Menurut Mangkunegara
(2000:130) “Punishment adalah ancaman hukuman yang bertujuan untuk memperbaiki
kinerja karyawan pelanggar, memelihara peraturan yang berlaku dan memberikan
pelajaran kepada pelanggar”.Menurut Ivancevich, Konopaske dan Matteson dalam Gania
(2006:226) “Punishment didefinisikan sebagai tindakan menyajikan konsekuensi
yang tidak menyenangkan atau tidak diinginkan sebagai hasil dari dilakukanya
perilaku tertentu”. Punishment merupakan konsekuensi dari perilaku yang
negatif, tujuan pemberian punishment ini bermacam-macam, salah satunya adalah
teori tujuan pemberian punishment yang dikemukakan oleh M. Ngalim Purwanto
MP(1993:238) sebagai berikut:
a. Teori Pembalasan
Hukuman diadakan
sebagai pembalasan terhadap kelalaian dan pelanggran yang telah dilakukan
seseorang (karyawan).
b. Teori Perbaikan
Hukuman diberikan untuk
membasmi kejahatan, untuk memperbaiki si pelanggar agar jangan berbuat
kesalahan itu lagi.
c. Teori Perlindungan
Hukuman diadakan untuk
melindungi masyarakat dari perbuatan- perbuatan yang tidak wajar.Dengan adanya
hukuman ini, masyarakat dapat dilindungi dari kejahatan- kejahatan yang telah
dilakukan olehsi pelanggar.
d. Teori Ganti Rugi
Hukuman diadakan untuk
mengganti kerugian- kerugian yang telah diderita akibat dari kejahatan-
kejahatan atau pelanggaran- pelanggaran itu.
e. Teori Menakut-
nakuti
Hukuman diadakan untuk
menimbulkan perasaan takut kepada si pelanggar akibat perbuatannya yang
melanggar itu sehingga selalu takut melakukan perbuatan itu dan mau
meninggalkannya.
2.3 Implikasi Penghargaan dan Hukuman pada Organisasi Perusahaan
Manajemen sumber daya
manusia merupakan program, aktivitas untuk mendapatkan, mengembangkan,
memelihara dan mendayagunakan sumber daya manusia untuk mendukung perusahaan
mencapai tujuannya. Dalam mencapai tujuan perusahaan, dibutuhkan sumber daya
manusia (karyawan) yang berkualitas. Kualitas atau kinerja karyawan harus
selalu dipelihara dan ditingkatkan,salah satu caranya adalah dengan penerapan
reward dan punishment. Perusahaan menyadari demi menjaga dan meningkatkan
kinerja karyawan perusahaan harus segera berbenah dalam pengelolaan manajemen
yang profitable dan professional, salah satu caranya adalah dengan menerapkan
reward dan punishment. Diharapkan dengan adanya penerapan reward dan punishment
kinerja karyawan dapat ditingkatkan dan perusahaan dapat mencapai tujuanya
secara keseluruhan.
3. Kesimpulan :
Untuk meningkatkan
kinerja organisasi dan mencapai tujuan organisasi diperlukan adanya suatu
penghargaan dan hukuman. Karena dengan adanya penghargaan dan hukuman akan
memberikan motivasi tersendiri bagi setiap individu di dalam organisasi
sehingga kinerja individu akan meningkat dan akan berdampak pada tujuan
organisasi yang dapat dicapai dengan optimal.
4. Referensi :
Nama : Muhammad David Siregar
NPM : 15113862
Kelas : 2KA04
Tidak ada komentar:
Posting Komentar